Saat berganti menit, menit berganti jam, jam berganti hari, hari berganti minggu, minggu berganti bulan, bulan berganti tahun, dan begitu seterusnya, Lalu dimanakah sebenarnya kita ini? Kemanakah kita nanti? Sudah siapkah kita bertemu dengan-Nya? Dan mampukah kita?
Sebuah kapal yang berlayar dari pelabuhan dan akan kembali semula ke pelabuhan. Setelah sampai dipelabuhan itulah segala-galanya akan dihitungkan.
Begitupula kita yang akan dihitungkan dari segala amal-amal kita. Bila ditanya mereka, hendakkah kamu menikmati surga-Nya? Tidak kira ditanyakan pada siapapun. Kepada pelajar, pekerja, kanak-kanak, remaja, orang tua, menteri dan bahkan presidenpun juga. Dan tentu juga pada geng-geng motor, serta para pecandu narkoba yang mana tangannya masih berjarum sudah tentu jawabannya YA!!
Wahai teman, apakah bekalmu yang kamu bawa untuk menikmati surga-Nya yang mahal itu? Dan apakah itu sudah cukup? Baginda meninggalkan dua harta yang sangat bernilai, tanpa dua harta manusia akan sesat. AL-QUR’AN dan AS-SUNNAH.
Sama-samalah obati hati kita dengan memberikn santapan rohani yang secukupnya, sebab jasad kita memerlukan makan juga, begitupun roh kita yang turut memerlukan makanan. Dan adakah diri lupa? Al-Qur’an itulah santapan rohani kita. Dan jangan lupa berbuat baiklah pada umurmu yang tersisa , karena jika kamu berbuat jelekdengan sisa umurmu maka kamu akan disiksa untuk kejelekan masa lalu dan tentu juga yang kamu perbuat di sisa umurmu. Dan ada bonus mutiara kata untuk kamu : “Jangan hiraukan apa yang orang pikirkan tentangmu. Siapa dirimu adalah anugerah dari Allah, hanya pada-Nya kamu harus mendengar.”






